Welcome To My Blog

Saturday, 21 March 2009

CINTAI MULAI BERSEMI

CERBER 9

" tidak kak" serempak Romy dan cinta menjawab, kemudian Romy bersalaman dengan kak Fahrul sementara cinta cukup merapatkan kedua telapak tangan dibawah dagu tanda memberi salam tanpa menyentuh tangan kak fahrul karena cinta memahami etika wanita muslim bersalaman dan kak fahrul menirukan cara cinta memberi salam.

Kak fahrul kembali ke arena latihan, peran kak fahrul sebagai lawan tanding untuk para peserta pertandingan yang dilatih membuat cinta terpesona karena dia selalu menebar senyum"ih, ternyata senyum kak fahrul cukup manis" pikir cinta, "aaa...h kenapa aku mikirin senyumnya, nggak..nggak boleh aku mikirin dia" gumam cinta dalam hati sambil mengusap mukanya yang mulai memerah.

"Ada apa cinta" Romy menyapa cinta melihat gelagat cinta yang aneh.
"nggak ada apa apa sepertinya aku mulai ngantuk dan lelah, pulang yuk..." jawab cinta mengalihkan perhatian Romy padanya agar tidak curiga." sebentar lagi, aku lagi mempelajari tehnik kak fahrul menangkis dan menyerang lawan, sepertinya tambah seru" Romy menolak ajakan cinta. memang cinta mengakui lihainya kak fahrul dalam bertanding, terutama tendangan memutar kebelakang yang cepat bagaikan kilat membuat lawan terkejut dan tak disangka sangka mendapat serangan diluar perhitungan.

kegelisahan cinta semangkin menjadi, terutama sesekali kak fahrul memandang padanya dengan senyuman disaat pertandingan istirahat dalam mengganti ronde." Ayo Romy pulang, kalau kau masih betah aku pulang sendiri" cinta merajuk pada Romy. "iya deh pulang , nanti kemaleman yah..., besok kita masih masuk sekolah"jawab Romy sambil menggoda, akhirnya Romy menuruti ajakan Cinta walaupun hatinya masih ingin melihat pertandingan.

Keduanya, Romy dan cinta keluar gedung Muhammadiyah Menteng untuk kembali pulang menembus malam yang semangkin larut.

BERSAMBUNG

0 comments: