Monday, 11 January 2010
"Assalamualaikum pak.....,saya senang sekali bapak sudah mulai ngelatih lagi", sapa cinta pada pak selamet sambil tersenyum lebar, "wa' alaikumsalam....hei!!. dari mana saja, itu teman temanmu sudah pada ganti pakaian, kita akan mulai latihan" jawab pak selamet dengan senyum tipis sesuai dengan kumisnya yang tipis menghiasi wajahnya yang penuh wibawa. " siap pak...!!" jawab cinta sambil berlari mencari ruangan ganti pakaian.
Dengan sigap dan cepat cinta ganti pakaian kemudian keluar ruangan mencari teman temannya, tapi... mereka semua sudah kumpul dan mulai latihan.
Cinta memasuki lapangan dengan mengambil posisi barisan dibelakang, karena cinta badan agak mungil, sehingga dia tidak melihat siapa yang menjadi pimpinan latihan.
Tiba tiba cinta dikejutkan teriakan pelatih " Siapa yang merasa badannya kecil ambil barisan didepan dan yang badannya tinggi menempati barisan belakang ! ! ", seketika itu cinta pindah posisi kebarisan depan, namun cinta terkejut ketika melihat sosok pelatih itu adalah kak fahrul, ketika dia memandang kak fahrul dan saat itu kak fahrul sedang memandang juga, secepatnya cinta menundukkan pandangannya sambil bergumam dalam hati "aku kira pak selamet yang mimpin latihan, kemana ya pak selamet ya..?".
Laki laki tampan yang dibalut pakaian silat warna merah dan setrip kuning nampak lebih wibawa, bahkan ketika memperagakan jurus jurus baru, ketampanan dan kewibawaannya melebihi Andilau (pemain tokoh silat cina), ini merupakan sosok kak fahrul ketika sedang melatih.
Setelah melatih kak fahrul menberi istirahat pada barisan, kemudian mempersilahkan pak selamet memberi pengumuman pada murid murid."oh...rupanya pak selamet dari tadi ada di belakang mengawasi latihan" gumam cinta dalam hati.
" anak anakku....!! minggu depan ada kejuaraan Tapak suci tingkat nasional di Jogja, kebetulan kakakmu kak fahrul mengikutinya, siapa yang mau ikut menjadi suporter dan sekalian berlibur, daftar sama bapak ....!!", pak Selamet memberi pengumuman dengan penuh semangat
Wednesday, 15 July 2009
Gemuruh debaran jantung cinta semangkin kencang sekencang gemuruh tepukan para suporter penonton pertandingan, "oh....rasanya hatiku tak nyaman, tidak dapat kosentrasi menonton pertandingan" gumam cinta dalam hati, perlahan lahan cinta menggeser duduknya menjauh dari kak Fahrul sambil menepuk paha desi untuk menggeser duduknya.
semangkin larutnya malam, pertandingan semangkin ramai, gemuruh suara penonton tidak dapat menyemangati gairah cinta untuk larut dan asyik menonton pertandingan bahkan cinta lebih banyak diam karena cinta sibuk menenangkan hatinya.
"Hei cinta ko diam saja" sapa kak fahrul pada cinta sambil mengarah pandangannya pada cinta, yang ditanya terkejut dan wajahnya semangkin merah padam karena wajah kak fahrul yang ganteng semangkin dekat pada cinta " he.. iya nih aku tegang lihat pertandingan " jawab cinta menutupi kegugupannya.
Tak terasa waktu cepat berlalu dan pertandingan berakhir, "Alhamdulillah pertandingan selesai, tapak suci masuk final " komentar Romi.
" Wah seru juga yah pertandingannya, nggak nyangka kak Maulana hebat dapat mengalahkan lawannya di ronde pertama" komentar Desi, " yuk pulang cinta, kita sama sama" ajak Desi pada cinta. "Oke" jawab Cinta
"Cin kakak antar pulang yah, malam sudah semangkin larut" kak fahrul menawarkan mengantar pulang cinta.
"Terima kasih kak.. tak usah, aku pulang bersama Desi dan Romi" tolak cinta.
Kedua gadis itu keluar ruangan gelanggang kemudian ditelan kerumunan para penonton yang juga keluar gelanggang.
Sunday, 7 June 2009
Orkut Myspace I Love You Comments & Graphics
SENANDUNGKANLAH CINTA DENGAN KATA-KATA INDAH DAN PERHATIAN
Sunday, 31 May 2009
CERBER 10
Ketika Cinta sampai di gerbang pintu sekolah, teman teman latihannya sudah berkumpul, serentak semua
memperhatikan datangnya Cinta," wah tumben nih Cinta rapih" goda Romi, karuan saja tinju tangan Cinta mendarat di lengan Romi, “iya nih tumben, ada angin apa?” Desi menimpali godaan Romi pada Cinta.
Biasanya Cinta ketempat latihan selalu memakai celana pendek sedengkul dan kaos tanpa kerah, tapi kali ini celana panjang blue jeans, baju kaos berkerah dan sepatu,
“ hai emangnya aku saja yang rapih, kalian juga rapih dan keren , kecuali Romi, si laki- laki aneh “ Cinta membalas godaan Romi.
“ iya yah kita malam ini mau lihat pertandingan silat digelanggang, oh ya teman-teman aku dapat kabar hari ini tidak ada kakak pelatih, mereka semua sibuk mempersiapkan pertandingan , kita latihan apa tidak yah? “ Romi memberi penawaran pada teman-teman nya.
“ kita tetap latihan aja, Romi saja yang memimpin latihan” jawab yasin,yasin adalah anak yang paling tinggi paling tua diantara teman-teman nya.
“ iya deh”, serentak semua menjawab, menyetujui usul Yasin.
Serentak semua mencari ruangan untuk mengganti pakaian latihan, sepuluh menit kemudian anak anak sudah mulai latihan.
Dengan sigap Romi memimpin latihan, dimulai pemanasan kemudian diteruskan dengan mengulang jurus-jurus yang telah diajarkan.
Menjelang magrib anak-anak sudah menyelesaikan latihan. Sholat magrib kali ini di imami oleh Romi juga
.
“Teman teman kita mau berangkat bersama atau sendiri sendiri kegelanggang” yasin menawarkan teman-temannya , setelah mereka mempersiapkan diri untuk berangkat ke gelanggang.
“ Bersama sama dong kak yasin, supaya duduknya kumpul, kita nanti akan memberi suporter jagoan kita” usul Desi, semuanya menyetujui.
Seperempat jam kemudian, anak- anak sudah sampai gelanggang olahraga
Luar biasa pertandingan silat kali ini, supporter dan penonton sudah banyak mengisi ruangan gelanggang. Romi dan teman sudah mengambil posisi duduk disebelah atas.
“ Cinta, siapa saja anak-anak tapak suci yang bertanding” sapa Yasin yang duduk disebelah kanan Cinta.
“Aku tak begitu mengenal, tanya saja sama desi “ jawab Cinta, sambil menyolek paha Desi yang duduk disebelah kiri Cinta
“Aku juga tidak tau yang lain kecuali kak Maulana” jawab Desi menimpali.
“Hai , itu kak fahrul ada dibawah”, teriak Romi, “kak Fahrul” Romi berteriak sambil bertepuk tangan memanggil kak Fahrul.
Yang dipanggil menengok mencari arah suara, kemudian menghampiri, dia laki laki ganteng berperawakan gagah berkulit sawo mateng, rambut ikal hampir sebahu menghiasi wajahnya yang rupawan
“Hai kalian disini semua” kak Fahrul menghampiri lebih dekat pada anak-anak murid latihan.
“salam Cinta, kamu ikut nonton juga” sapa kak fahrul dengan ramah sambil merapat kedua telapak tangan dibawah dagu, dan cinta membalas salamnya.
Dengan menepuk bahu Yasin, kak Fahrul meminta Yasin menggeser duduknya agar menjauh sedikit dari sebelah Cinta karena kak Fahrul mengingini duduk disebelah cinta, bergeserlah duduknya yasin dan kak Fahrul duduk disebelah kanan Cinta.
Mendadak wajah Cinta merah padam, dadanya berdebar tak menentu, “oh tuhan, kenapa aku begini” gumam Cinta dalam hati
Saturday, 21 March 2009
" tidak kak" serempak Romy dan cinta menjawab, kemudian Romy bersalaman dengan kak Fahrul sementara cinta cukup merapatkan kedua telapak tangan dibawah dagu tanda memberi salam tanpa menyentuh tangan kak fahrul karena cinta memahami etika wanita muslim bersalaman dan kak fahrul menirukan cara cinta memberi salam.
Kak fahrul kembali ke arena latihan, peran kak fahrul sebagai lawan tanding untuk para peserta pertandingan yang dilatih membuat cinta terpesona karena dia selalu menebar senyum"ih, ternyata senyum kak fahrul cukup manis" pikir cinta, "aaa...h kenapa aku mikirin senyumnya, nggak..nggak boleh aku mikirin dia" gumam cinta dalam hati sambil mengusap mukanya yang mulai memerah.
"Ada apa cinta" Romy menyapa cinta melihat gelagat cinta yang aneh.
"nggak ada apa apa sepertinya aku mulai ngantuk dan lelah, pulang yuk..." jawab cinta mengalihkan perhatian Romy padanya agar tidak curiga." sebentar lagi, aku lagi mempelajari tehnik kak fahrul menangkis dan menyerang lawan, sepertinya tambah seru" Romy menolak ajakan cinta. memang cinta mengakui lihainya kak fahrul dalam bertanding, terutama tendangan memutar kebelakang yang cepat bagaikan kilat membuat lawan terkejut dan tak disangka sangka mendapat serangan diluar perhitungan.
kegelisahan cinta semangkin menjadi, terutama sesekali kak fahrul memandang padanya dengan senyuman disaat pertandingan istirahat dalam mengganti ronde." Ayo Romy pulang, kalau kau masih betah aku pulang sendiri" cinta merajuk pada Romy. "iya deh pulang , nanti kemaleman yah..., besok kita masih masuk sekolah"jawab Romy sambil menggoda, akhirnya Romy menuruti ajakan Cinta walaupun hatinya masih ingin melihat pertandingan.
Keduanya, Romy dan cinta keluar gedung Muhammadiyah Menteng untuk kembali pulang menembus malam yang semangkin larut.
BERSAMBUNG
Orkut Myspace Flowers Comments & Graph
WANITA LAKSANA BUNGA, JIKA DIPANDANG BEGITU INDAH : jagalah pandanganmu terhadap wanita
WANITA ADALAH PERHISAN: wanita yang soleh adalah perhiasan
WANITA YANG CERDAS: dari wanita yang cerdas akan menghasilkan generasi yang cerdas
WANITA YANG BAIK : dari wanita yang baik akan menghasilkan generasi terbaik dan bermoral
Tuesday, 10 March 2009
Asma tetap bersabar menunggu jasad putranya, Hajjaj mengutus utusan untuk membawa Asma kehadapannya, namun asma menolak, hingga akhirnya Hajjaj menemuinya dan berkata, " menurutmu apa yang telah aku lakukan terhadap musuh Allah?"
Dengan penuh keberanian Asma menjawab," aku melihat dirimu telah merusak kehidupan dunianya, dan dia telah merusak kehidupan akhiratmu. Sebuah berita datang kepadaku bahwa dirimu mengatakan kepadanya," wahai putra seorang wanita pemilik " dua ikat pinggang"
Demi Allah, Aku memang pemilik" dua ikat pinggang " yang satu aku gunakan mengikat makanan untuk Rosulullah dan Abu bakar, sedang yang satunya milik wanita yang kamu tidak membutuhkannya. Rosulullah pernah berkata kepada kami, " sesungguhnya dinegri Tsaqif terdapat seorang pendusta dan pembuat kebajikan." pendustai itu telah ku kami lihat dan ketahui sendiri, sedang orang yang berbuat kebajikan tidak akan aku beri tahu kepadamu selain dirinya sendiri saja. "
Al hajjaj pun pergi dan tidak kembali lagi padanya. Dia lalu memerintahkan menurunkan 'Abdillah bin zubair dari tiang salib. Doa yang dimunajatkan Asma telah dikabulkan Allah. Dia lalu memandikan jasad putranya dengan air zam zam, mengafani, menyalatkan, kemudian menguburkan pada tahun 73 H
Sunday, 1 March 2009
Pertarungan antara firman dan dudi sangat seru , walau keduanya belum lama latihan tapi sudah terlihat bakatnya, pertarungan ini dimenangkan oleh firman kemudian keduanya duduk kembali ketempat semula.
"Ayo upik bertarung dengan cinta " pak selamet menunjuk kadua gadis, yang memang hanya ada dua gadis yang latihan, keduanya berdiri saling berhadapan dan ber ancang-ancang kuda-kuda.
"lumayan juga upik badannya lebih besar dan lebih tinggi dari aku" pikir cinta.
" ya mulai" pak selamet memberi komando, tandanya pertarungan dimulai.
Walaupun upik badannya lebih besar, namun pengalamannya belum lama, jadi gerakannya tak pernah kena sasaran dan tidak berisi kekuatan, sementara cinta sudah ahli membaca lawan sehingga cinta hanya berusaha menghindar dan menangkis setiap serangan dari upik, "aku tak tega memukulnya karena dia murid baru" pikir cinta
Menjelang magrib latihan usai, murid murid bubar, mereka mencari ruang ganti pakaian untuk melepas baju latihannya.
Seperti biasa selesai latihan dan masuk waktu azan magrib, semua murid mengambil wudhu untuk menunaikan sholat magrib, dengan pimpinan imamnya oleh pak selamet.
selesai sholat, Romy mendekati pak Selamet, sambil membawa tasnya dibahu
" pak kita langsung pulang nih" tanya Romy pada pak selamet.
" kemungkinan tidak, karena bapak mau ke Menteng men cek latihan, untuk pertandingan" jawab pak selamet "kamu kalau mau ikut lihat, boleh aja, tapi gimana cinta?, nanti dia pulang kemalaman" tawaran pak selamet pada Romy.
" Pasti cinta ingin ikut pak, tak apa nanti saya antar pulang kalau dia mau" jawab Romy.
ketiganya pergi menuju menteng, tak nampak lelah diwajah mereka, yang nampak rasa bahagia dalam seiring selangkah melakukan pekerjaan yang disukai bersama, dengan naungan persahabatan yang penuh kasih sayang.
Ketika ketiganya sampai di Aula gedung Muhammadiyah Menteng, peserta pertandingan sudah mulai latihan.
Cinta menyapu pandangannya pada seluruh peserta latihan, tiba tiba dia terkejut, melihat kak fahrul diantara pelatih, entah kenapa hatinya tiba tiba gelisah" waduh hatiku kenapa tidak beres" gumamnya dalam hati.
"Romy yuk pulang" ajak cinta pada Romy.
" Nanti dulu aku mau lihat kak Fahrul bertanding dengan peserta latihan" Romy menolak ajakan cinta.
Terpaksa cinta mengalah demi sahabat, kalaupun pulang sendiri dia tak berani karena letak Menteng dan Cililitan sangat jauh.
"Hei Romy, cinta, kalian hadir juga ketempat ini, mau ikut bertanding? sapa kak fahrul sambil tersenyum dan menghampiri keduanya.
BERSAMBUNG
.
Thursday, 26 February 2009
Menjelang asar, cinta dan Romy sudah sampai didepan rumah pak selamet.
"waduh, pucuk dicinta ulam tiba nih, bapak dah kangen tidak ketemu kalian" sapa hangat pak selamet menyambut kedatangan cinta dan Romy.
"aku juga sudah kangen pak..., lho ko bapak dah rapih mau kemana pak" jawab cinta disetai matanya yang terbelalak melihat pak selamet berpakaian rapih dan menyiapkan tasnya.
"Bapak mau ngisi latihan tapak suci di cabang sarinah, karena disana cabang yang baru dibuka, kalian ikut sekalian sama bapak, biar tambah ramai dan semangat" ajak pak selamet pada cinta dan Romy.
"oke deh " jawab Romy dan cinta, memang semula keduanya berniat ingin ikut latihan pak selamet, dimanapun pak selamet melatih, karena pak selamat banyak melatih silat diberbagai cabang. Sebelum berangkat pak selamet mempersilahkan minum dahulu yang sudah disediakan istrinya.
Ketiganya beriringan berjalan ke halte sambil cerita, sepertinya ketiganya dilanda kerinduan, sesampai di halte, Bis kearah sarinah baru tiba, jadi tak perlu nunggu lama kemudian ketiganya naik Bis.
"Ayo anak anak ganti pakaian silat" sapa pak selamet pada anak anak latihan, begitu sampai ditempat latihan, dan beliau memberi tahu cinta tempat ruang ganti pakaian.
Tidak lama kemudian anak anak sudah kumpul, dan latihan dimulai dipimpin pak selamet, dan Romy diminta pak selamet tuk membantu melatih, latihan dimulai dengan pemanasan.
"heat...heat...heat.." pak selamet memberi contoh merangkai tiga jurus yang sekaligus dalam satu gerakan yaitu pukul, tangkis dan tendangan.
Setelah latihan, pak selamet meminta anak anak duduk melingkar, kemudian memilih anak anak beradu tarung.
Sambil melihat pertarungan, cinta menyapu pandangannya pada seluruh teman latihan agar mudah mengenalinya, peserta latihan wanita dari sarinah hanya ada satu. begitu cinta memandang ke arah kanan, dia melihat sepatang mata indah yang menghiasi wajahnya yang tampan seperti wajah indo, memandang cinta dengan tajamnya, segera cinta memalingkan wajahnya, cinta selalu ingat pesan guru agama agar selalu menjaga pandangan.
"Firman ayo bertarung lawan dudi " pak selamet memanggil muridnya untuk bertarung.
Yang dipanggil Firman bangkit, " oh anak yang kaya indo itu namanya Firman" gumam cinta dalam hati.
Sunday, 22 February 2009
"Sini cinta, anak budi luhurnya sudah keluar " iyan memberi tahu cinta sambil menggapai tangannya mengajak keluar. kemudian cinta cepat cepat keluar gerbang sekolah, sepintas cinta melihat anak budi luhur ada di sebrang jalan, kebetulan saat cinta keluar bis umum sedang berhenti didepan sekolah, langsung cinta naik bis.
Sesampai rumah cinta langsung kedapur mencari makanan karena perutnya sudah keroncongan, ketika sedang mengambil piring dia mendengar mamanya memanggil, "cinta...." panggil mamanya dan mamanya menghampirinya sambil menenteng tas cinta "ini tas mu jangan simpan sembarangan dimana saja " tegur mama, " maaf mama tadi cinta terburu buru karena lapar " jawab cinta, cinta meletakkan piringnya dan membawa tasnya kedalam kamarnya, sesampai dikamar ia teringat sebentar lagi mau kerumah pak selamet bersama romy karena tadi pagi sudah janjian dengan Romy. Diambilnya pakaian silat tapak suci dari lemari kedalam tas blue jeans yang sebelumnya buku buku sekolah dikeluarkan kemudian kembali kedapur untuk makan.
Jam 2 siang cililitan sangat panas, cinta di halte menunggu romy dengan gelisah karena khawatir bis jurusan manggarai keburu datang dan Romy belum sampai.
"hei cinta sudah lama nunggu yah " sapa Romy yang tiba tiba sudah ada di belakang cinta.
"syukur kamu sudah datang Rom, tu Bis jurusan Manggarai datang" jawab cinta sambil telunjuknya mengarahkan ke arah datangnya Bis.
Keduanya naik bis dengan sigap karena harus berebutan dengan penumpang yang lain, keduanya dapat tempat duduk dibelakang supir, tak lama kemudian bis sudah penuh,ketika bis akan berangkat naiklah seorang nenek nenek, mau tak mau Romy bangkit dari duduknya untuk mempersilahkan nenek duduk disamping cinta. cinta melemparkan senyuman pada Romy tanda salut sikap gentlemen Romy, Romy melakukan ini bukan karena jaim terhadap cinta, tapi dia mengerti etika dalam Islam bahwa yang muda menghormati dan menolong yang tua.